Awalnya tak terpikirkan jadi PENGHAFAL AL-QUR’AN I MIA RISMA SUSANTI

Perkenalkan Nama, Usia dan asal
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh perkenalkan saya Mia Risna Susanti asal dari Banten Usia sekarang 21 tahun

Perjalanan singkat menuju Tasmi 30 Juznya ?.
pertama menghafal Alhamdulillah pas masuk SMA tahun 2016, saya masuk pesantren di SMA IT Jaislul Quran majalaya Bandung, sebelumnya setelah lulus MTS tak pernah terbayangkan untuk masuk pesantren apalagi menghafal Alquran, tetapi berkat dorongan keluarga khususnya dari bibir sama Om mengajak saya untuk merantau ke Bandung dan akhirnya saya dimasukkan ke pesantren Tahfidz.

di SMA Alhamdulillah kurang lebih 1 tahun sudah bisa menyelesaikan menyetorkan 30 juz alquran dan tasmi 5 juz, waktu itu setelah selesai setoran terhitung 2 tahun sampai lulus SMA Saya merasakan kesulitan untuk mengerjakan karena tidak tahu bagaimana cara untuk menjaga hafalan itu sendiri, akhirnya lulus SMA daftar kuliah ternyata qadarullah rezekinya belum Kuliah dan mencoba daftar grq Alhamdulillah dipermudah dan diterima sama GRQ.

saya masuk grq bulan Juli 2019, Kenapa masuk ke GRQ ?, salah satunya Saya ingin memperbaiki hafalan yang tidak akan dilupakan karena banyak sekali kebaikan-kebaikan yang saya dapat bukan hanya hafalan saja tapi ilmu kehidupan insya Allah bisa dipelajari.

Sehari berpapa halaman setor Hafalan Al Qur’an, serta murojaahnya ?
capaian selama di GRQ setoran hafal Alquran mungkin awalnya 1-2 halaman itu bisa disetorkan per harinya tetapi menuju beres ini setelah 25-30 ini Alhamdulillah Allah Bermuda suaranya bisa sampai 3 sampai 5 halaman

Suka duka menghafal Al Qur’an ?
kurang lebih 4 tahun di GRQ Sampai detik ini, yang pastinya banyak sekali ikan-iku suka duka ujian cobaan yang selalu berdampingan selama proses menghafal Alquran ini baik itu ujian dari keluarga, ekonomi , Teman, Hati, pikiran, sakit, pokoknya ketika ujian itu datang pasti ada rasa ingin menyerah berhenti, apalagi tidak mau menghafal Alquran lagi.
tetapi saya teringat bahwa semua perjuangan yang saya lakukan ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan perjuangan orang-orang yang telah berjuang untuk saya orang tua, Om, adik-adik, teman, guru-gur,u mereka telah berjuang berkorban baik jiwa harta tenaga Waktu demi saya supaya saya bisa selesai.

akhirnya semangat lagi kembali untuk mengokohkan tekad kembali ke niat awal, intinya yakin dengan pertolongan Allah, semua ujian tantangan Insya Allah Allah akan dipermudah untuk bisa melewatinya, yang penting kita sabar syukuri, nikmati, hayati dan hadapi.

harapan setelah mengikuti parade tasmi ?
harapan setelah mengikuti parade tasmi ini, Tentunya tasmi ini masih banyak sekali kekurangannya Semoga Allah selalu membimbing dan memberikan jalan kemudahan untuk bisa memperbaiki kekurangan-kekurangan terutama dari hafalan baik dari segi bacaan maupun pemahaman dari setiap ayat yang dilantunkan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *